Selamat Datang Di Blogg Saya

Kamis, 16 Februari 2012

Menggabungkan dua buah Array

dua buah array yang digabung akan membentuk array yang baru
dengan jumlah elemennya adalah jumlah kedua array yang tealah digabungkan.
misalnya array pertama a memiliki m elemen dan array kedua b memiliki n elemen,
kita akan bekerja dengan array dinamis dengan menggunakan perintah new
untukarray hasil gabungan tersebut. langkah brikutnya adalah menyalin
seluruh isi a[0..m] ke c[0..m]. untuk array kedua b maka indeknya
menjadi b[i-m..m+n-m] untuk i= m..m+n;

#include <iostream>
#include <conio>

using namespace std;

Minggu, 12 Februari 2012

Contoh penerapan arsitektur system Data Base


System Tunggal
Pada arsitektur ini, DBMS, basis data dan aplikasi basis data ditempatkan pada mesin (komputer) yang sama. Dengan demikian, pemakai yang dapat menggunakannyadi setiap saat juga hanya satu orang (single user). Arsitektur ini merupakan arsitektur sistem yang paling sederhana dan paling murah.
 contoh : Ms. Office, Kalkulator, Adobe reader, Game, Corel Draw.

System Terpusat
Kita dapat mempertahankan pemakaian Sistem Mandiri, jika kita harus mengakomodasi pemakaian oleh banyak pemakai (multi user). Arsitektur ini terdiri atas sebuah mesin server dan sejumlah terminal (yang menjadi tempat user berinteraksi dengan sistem). Yang tersentralisasi dalam arsitekur ini dapat mencakup basis data, DBMS dan aplikasi basis data atau basis data saja.
contoh : semua aplikasi marketing (swalayan), nokia service,

Mencari Nilai Minimum Suatu Array

algoritma
untuk mencari nilai minimum suatu arra, kita asumsika elemen pertama adalah
minimum kemudian nilai minimum ini dibandingkan dengan elemen berikutnya.
 jika elemen lebih kecil dari nilai minium sekarang,  maka nilai tersebut menjadi
 nilai minimum yang baru. algoritma berulang hingga elemen terakhir dari array.

list program

#include <iostream>
#include <conio>

using namespace std;

Rabu, 08 Februari 2012

Menambakhkan dua buah Array

langkah pertama kita adalah mencari array dengan elemen terkecil
dan penjumlahan kedua array dengan menggunakan jumlah elemen terkecil
berikutnya sisa dari elemen yang terbannyak disalin ke array hasil.

#include <iostream>
#include <conio>

using namespace std;

Sabtu, 04 Februari 2012

Implementasi Stack Untuk Menara Hanoi

#include <conio.h>
#include <iostream>
std::endl
#include <stack>

using namespace std;

void hanoi(int , char, char, char);
int main()
{    hanoi(3,'A','B','C');
    return getch();
}
struct Quad
{    Quad() {}
    Quad(int n,char a,char b,char c):_n(n),_x(a),_y(b),_z(c){}
    int _n;
    char _x, _y, _z;
}  Quad;
void hanoi (int n, char x, char y, char z)
{    stack <Quad> s;
    s.push(Quad(n,x,y,z));
    while (!s.empty())
    {    Quad q = s.top();
        n=q._n;
        x=q._x;
        y=q._y;
        z=q._z;
        if (n == 1)
           cout << "pindahkan cakram dari" << q._x
            << "ke" << q._z << "\n";
        else
        {  s.push(Quad(n-1,y,x,z));
           s.push(Quad(1,x,y,z));
           s.push(Quad(n-1,x,z,y));
        }
    }
}

Rabu, 25 Januari 2012

Representasi Hexadesimal Ke Binary

#include <iostream>
#include <conio>

using namespace std;

string hexadesimal(int);
string hexa(int n);
int main(int argc, char* argv[])
{    int x;
    cout << "Konversi desimal ke hexa \n";
    cout << " Masukkan harga X : "; cin >> x;
    string s = hexadesimal(x);
    cout << " Hexadesimal dari x : " << s << "\n";
    getch();
    return 0;
}
string hexadesimal(int n );
{    string s = hexa(n%16);
    if (n < 16 ) return s;
    return hexadesimal(n/16)+s;
}
string hexa(int n);
{    if (n==0) return "0";    if (n==1) return "1";
    if (n==2) return "2";    if (n==3) return "3";
    if (n==4) return "4";    if (n==5) return "5";
    if (n==6) return "6";    if (n==7) return "7";
    if (n==8) return "8";    if (n==9) return "9";
    if (n==10) return "A";    if (n==11) return "B";
    if (n==12) return "C";    if (n==13) return "D";
    if (n==14) return "E";    else return "F";
}